Pagi tadi ibu saya beres-beres lemari, disitu saya nemu sebuah buku. Buku itu adalah buku panduan penggunaan mesin jahit lama ibu saya, merk mesin jahitnya Singer.
Buku ini buku lama, tertulis ada tahun 1978 di awal buku (saya kurang tau itu maksudnya cetakan tahun segitu atau gimana).
Tapi yang menurut saya paling menarik adalah, setiap langkah panduan yang disampaikan lewat ilustrasi, tanpa tulisan sama sekali. Bahkan untuk urutan langkahnya, diwakili dengan bulatan-bulatan, bukan dengan angka. Saya sih sok tau apa, menurut saya mungkin produsen mesin jahit ini emang ingin mesin jahitnya bisa dipakai semua orang, semua kalangan, bahkan bagi yang butahuruf.
Hebat juga ya, ternyata buku ini ngga butuh tipografi untuk berkomunikasi.
Seperti inilah bukunya.

Buku ini buku lama, tertulis ada tahun 1978 di awal buku (saya kurang tau itu maksudnya cetakan tahun segitu atau gimana).
Tapi yang menurut saya paling menarik adalah, setiap langkah panduan yang disampaikan lewat ilustrasi, tanpa tulisan sama sekali. Bahkan untuk urutan langkahnya, diwakili dengan bulatan-bulatan, bukan dengan angka. Saya sih sok tau apa, menurut saya mungkin produsen mesin jahit ini emang ingin mesin jahitnya bisa dipakai semua orang, semua kalangan, bahkan bagi yang butahuruf.
Hebat juga ya, ternyata buku ini ngga butuh tipografi untuk berkomunikasi.
Seperti inilah bukunya.
Dibawah ini adalah brosur dari typeface helvetica. Saya buat untuk tugas tipografi setahun lalu, waktu saya masih semester 4. Konsep desain yang dituju adalah tampilan yang clean dan permainan grid. Ada 2 alternatif brosur yang saya buat. Mungkin permainan tipografinya memang terlihat biasa saja atau kurang eksperimen. Saya akan belajar lebih banyak lagi hehe.
(Ohiya maaf kalau kualitas foto nya kurang bagus)
(Ohiya maaf kalau kualitas foto nya kurang bagus)


